Selingkuh Desahan Nafsu Mantanku


CERITA DEWASA  -Namaku Aris umurku 27 tahun, Kala itu aku begitu terpukul dengan penghianatan cintanya, sampai-sampai aku harus menikah dengan gadis pilihan orang tuaku. Aku seorang pria yang kurang beruntung di dalam menjalin hubungan, bagaimana tidak setelah aku dihianati oleh pacarku yang setelah sekian tahun aku menjalin hubungan dengannya tiba-tiba dia bertunangan dengan orang lain. Namanya Lila.Agen Domino 99 Terpercaya

Tidak berapa lama kemudian akupun menikah dengan pilihan orang tuaku. Seorang gadis bernama Vika, sebenarnya Vika gadis yang cukup cantik dan sudah memliki masa depan pula karena dia bekerja di salah satu rumah sakit ternama di kotaku, yakni sebagai Bidan. Tapi selama ini bahkan sampai menginjak 3 tahun pernikahanku dengannya, aku masih ingat sama mantanku Lila.

Yang menghianati cintaku, setelah hampir 5 tahun kami menjalin hubungan. Bersama Vika kini kami di karuniai seorang putri cantik yang kami beri nama Riska, saat ini baru berumur 1,5 tahun. Hariku-hariku aku lewati dengan keceriaan dengan bersamanya, walaupun Vika selalu sibuk dengan pekerjaanya, karena selain di rumah sakit dia mmbuka klinik juga di salah satu sudut kota, yang lumayan jauh dari rumah kami.

Jadi Vika sering pulang larut malam, terkadang dia tidak pulang. Tapi tidak terpikir cerita selingkuh di antara kami. Dan tinggal aku dengan Riska serta seorang pembantu di rumah. Walau begitu kehidupan kami sungguh bahagia, hingga pada suatu hari awal petaka rumah tangga kami datang. Ketika itu aku sedang pulang dari rapat kantor di salah satu hotel.

Saat aku di dalam Lift tiba-tiba ada tangan yang menyentuh pundakku,dan berkata ” Aris..ini kamu kan..?” Akupun menoleh kearahnya dan ternyata itu Lila, mantanku yang telah menghianati aku dulu. Singkatnya kamipun makan siang di sana, dan aku begitu kasihan sama Lila. karena dari ceritanya, dia sedang pisah ranjang sama suaminya yang sering berbuat kasar padanya.

Sekarangpun dia masih belum memliki momongan, karena suaminya yang tidak mau menghendakinya. Hari itu kamipun berpisah, tapi sebelumnya aku mencatat nomor Hp nya. Dan beberapa kali kami bertemu setelah pertmuan yang tidak sengaja itu, dan tidak dapat kupungkiri kalau aku masih ada rasa pada LIla. Tetapi aku tidak menduga kalau hal ini menjadi cerita selingkuh seterusnya.

seperti hari itu, ketika kami janji ketemuan di sebuah restoran. Kamipun makan dan aku mengantar Lila ke apartemennya setelah kami jalan bareng. Aku masuk ketika Lila menyuruhku untuk mampir dulu, di sana kami lebih dekat mengobrol bahkan kini aku mengacuhkan sms dari pembantuku yang bilang kalau riska lagi sakit. Tapi malah asyik bersama Lila selingkuhanku.

Saat Lila merebahkan tubuhnya pada pahaku, aku membelai rambutnya. Dan aku menunduk menyentuh bibirnya, diapun melingkarkan tangannya pada leherku dengan desahan nafas yang tersengal-sengal, membuktikan kalau saat itu Lila sudah bernafsu. Pelan-pelan aku lumat bibirnya sambil membuka bajunya di bantu oleh tangan Lila sendiri. Kini dia sudah berbaring dengan tubuh mulus tanpa baju.

Aku memegang teteknya, saat aku hisap putingnya Lila menggelinjang bagai cacing kepanasan. “Oouugghhh…Aris….te..rus…sa…yang…” Saat itu juga aku melihat tangannya membuka bajuku satu persatu, dengan bibir masih menempel di bibirku. Ketika aku sudah telanjang bulat terlihat kontolku berdiri tegak lurus. Seakan mengacung pada tubuh Lila yang sudah menantang juga.

Aku rebahkan tubuhnya setelah aku gendong pada tempat tidur di sana, dan di kasur yang begitu empuk itu. Kami bercinta mulai dari menggerayangi tubuhnya dari atas hingga aku temukan memek Lila yang di tumbuhi bulu lebat, beda banget dengan memek Vika istriku yang nyaris tak berbulu karena rajin mencukurnya. Saat itu juga ku sibak dengan tanganku.

Ketika melihat klitoris di tengah-tengahnya aku hisap dengan penuh nafsu, sunguh cerita selingkuh yang membuatku bergairah. Lila menggelinjang dan mendesah panjang “OOuuugghh…oouuugghh..aaaggh…aagghh..aaagghh…oouugghh..A…Ris…aaaauughhh…nik…mat sayang…” Setelah agak lama terdengar bunyi memek basahnya ckckckcpppcekpptee semakin membuatku bernafsu saja.

Saat itu juga tangan Lila menarikku, dan memohon dengan tatapan penuh nafsu padaku ” A..yo…A..ris….masuk…kan…se…ka..rang…sa..yang…” Aku memasukkan kontolku pada memek Lila yang sudah terbuka lebar pahanya. Ketika kontolku sudah menembus memeknya aku goyang dengan pelan awalnya dan semakin lama semakin cepat. hingga membuat LIla kembali mengerang.

Dia pegang pundakku dan pindah memeluk tubuhku sambil mencakar-cakar punggungku ” Oouugghhhh…..oouuggh..yang…ke..ras…sa…yang…” Akupun menghentakkan kontolku dan sesekali memutar-mutar dalam memeknya sehingga Lila menggigit bibirnya setelah itu kembali mendesah dan mengerang kembali ” Oouugghh…oouugghhh…aaagghhhhhh” Begitu seterusnya.

Saat sudah di rasa cukup dengan posisi seperti itu, Lila membalikan tubuhku kini dia menunggangiku. Dengan gerakan turun naik di atas kontolku dan gerakan memutarnya dia memberikan kepuasan yang begitu sempurna bagiku, belum pernah aku melakukan hal ini dengan istriku. Kini dengan Lila aku ukir cerita selingkuh yang menggairahkan dan membuat hidupku penuh variasi.

Melihat teteknya ikut bergoyang mengikuti tubuhnya yang turun naik di atasku, akupun memegangnya sambil meremas-remasnya juga. Lila menatapku penuh nafsu yang segra memuncak dia berkeringat hingga aku usap dengan tanganku dan membelai tubuhnya yang telanjang mulus “Oouugghhh….ooouugghhh…oouugghh….a..ku…nggak…ta..han…sa….yang..” Dan diapun kembali terlentang.

Saat itu juga aku masukkan kontolku lagi pada lubang memeknya, dan kembali aku goyang tubuhnya yang sudah basah oleh keringat. Begitupun aku, dengan sekuat tenaga aku goyang dan “Aaaauuuww….aaaauuuww….aauuwww…eeeuuummmppp..aagghh…e…nak….sa..yang….eeeuummmppp…aaagghh…” Lila menggelinjang ke kanan dan kekiri hingga kontolku pun semakin kuat menghujamnya.

Tiba-tiba kenikmatan itu menyatu dan akhirnya crot…croooottt…croootttt muncratlah spermaku memenuhi lubang memeknya, dengn tangan memelukku semakin erat namun akhirnya aku terhempas di sampingnya, Lila memelukku sambil tersengal juga nafasnya saking capeknya melakukan permainan seks yang begitu panas. Aku kecup berkali-kali keningnya.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Services

Visitor

Flag Counter

Popular Posts

Search This Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Recent Posts