Sari SPG Susu


CERITA DEWASA - perkenalkan nama ku Andy. Aku pernah bekerja di salah satu swalayan terkemuka di kota M selama lbh kurang 7 taon. Awal-nya penempatan aku hanya di bag receiving barang.

Dari sana kemudian beranjak ke posisi yg lbh lumayan nach,1/2 tahun di receiving, aku dipindahkan ke lapangan, dlm arti di tmpatkan di store. Disinilah awal perjalanan cinta-ku dgn mahkluk yg namanya SPG. Terus terang aku sangat menyukai posisi ini berhubung setiap harinya aku bisa menikmati setiap kecantikan SPG yg bertugas di swalayan ini. Agen Domino 99 Terpercaya

Singkat cerita,dari sekian byk-nya SPG yg bertugas,aku sangat tertarik dgn SPG product susu, namanya Sari. Sari berwajah bukan hanya cantik,tp body-nya jg yahud bngt. Umurnya 19 taon. Dgn tinggi 165, bra 34B, ditambah dgn jenjang kakinya yg putih mulus bngt, maka komplit lah sudah Sari yg perfect bngt menurut versi-ku.

Aku mencoba mendekatkan diri dgn-nya,setiap hari selalu aja rapat hingga kedekatan kami semakin nyata. Tp berhubung lokasinya di swalayan, aku jg hrs menjaga image agar issue-nya tdk sampai ke telinga atasanku.

Sering pd jam2 siang aku memberinya cemilan ato makanan tambahan yg rada2 enak dimakan, dan dari sikapku itulah,timbul rasa simpati sari terhadapku. Jumat sore itu, ku dekatin sari seraya berkata”say,.. pulang nanti ku antar ya.” Dan Sari pun mengganguk setuju. Bayangkan,rasanya sudah ga sabaran menanti jam 2 pulang kerja krn di otak-ku sdh tersusun beberapa rencana mantap, he..he. Ga tau np belakangan ini selalu membayangkan mulusnya tubuh Sari, ga tahan pengen bngt menikmatinya.

Jam yg ditunggu pun akhirnya tiba, bergegas aku turun ke basement bwh mengambil mtr kesayanganku. Kutunggu Sari di pinggir jalan pas pintu keluar dari mall. Ga lama ku liat Sari keluar bareng tmn-nya 3 org,dan begitu meliatku, dia pamitan duluan ama tmn-nya di barengi canda tmn2nya yg usilin sari. Kuberikan helm dan Sari segera melompat duduk di sadel belakang sambil berpegangan pinggangku.

“Say,kita langsung pulang ato mo jalan2 dulu sambil cari makan?” kataku kenceng.

Itu sich pura2ku saja, padahal sudah banyak rencana di otakku ini, hehhee. Ternyata jawaban Sari bertepatan dengan keinginanku,

”kita jalan2 aja dulu baru ntar malaman makannya ya”.

Aroma wangi di tubuhnya serasa menimbulkan nafsuku, sehingga makin kupacu mtr-ku semakin kencang. Sari memeluk erat pinggangku sehingga menempellah buah dadanya yg kenceng padat di belakang punggungku. Celanaku makin sesak kejepit pula,hehheeeee.

Sengaja aku membawanya jalan agak ke pinggiran kota, biar segala rencanku rampung. Setelah puas keliling, akhirnya sampailah kami di rumah makan yg bernuansa klasik dimana rumah makan tersebut mempunyai alun2 seperti pondok pribadi, jadi apa yg akan kulakuin nanti lebih privacy dan tertutup dari pandangan orang lain, karena pondoknya memang bersekat.

“kamu pesan apa say?” kataku mesra.

“sari pesan pecel lele aja bang”. Aku pun segera memesan pada pelayannya. Apa aja yg mau ditambah? kutambahkan aja sayuran lain biar banyakan, karena setelah makan nanti, aku jg mau makan lagi, tp tentu makan menu yg ISTIMEWA nantinya, ha..ha..ha.

Karena sudah laper bngt,kami makan dgn lahapnya sambil sekali kali kusuap nasi ke mulut sari. Awal-nya dia keliatan malu, tapi akhirnya dia tertawa geli. Selesai makan kami duduk ngobrol dan perlahan tp pasti arah bicaraku memancing ke arah sex sambil tanganku merangkulnya. Perlahan kucium bibirnya,

hmmm…lidahku menjelajah ke dalam dan melilit lidahnya. Sari membalas dgn panasnya, sehingga penisku makin mencuat rasanya… akhhh….sari mendesis nikmat. Semakin kuberanikan diri dengan memasukkan tanganku ke dalam bilik baju seragam-nya dan kuraba payudaranya yg padat sekal. Sari merintih nikmat merasakan belaianku pada payudaranya. Kusingkapkan BH-nya dan perlahan memelintir putingnya, ssshh…sari makin merintih. DOMINO QQ

Aku semakin ga tahan, ku keluarkan penisku yg sudah mengacung tegak dgn diameter 4 panjang kurang lebih 17cm. Sari terkejut sekali ketika melihat penisku yg mengacung tegak itu. “Ihh,gede banget punya abang, takut sari bang” :sari blm pernah lihat yang begitu-an bang” kata sari. Gak papa kok say, biasa aja lagi, hehhe…aku menjawab sekenanya. Kembali kuransang sari dgn ciumanku, perlahan ke telinga dan turun ke leher. Ku kecup pelan penuh perasaan dan sari semakin mendesah. “akhhh..bang” sstttttt,ouugghh….” Sari semakin gak tahan. Perlahan kuraba pahanya yg terbuka dan segera jariku mendarat di ujung selangkanganya.

CD-nya masih belum kuturunkan, cuma jariku hanya mengesek belahan vagina-nya. Sari mendesis lirih membuat aku semakin bergairah.. Ada lendir basah mengalir merembes keluar… Sari semakin ga tahan sehingga tangannya menggenggam penisku dan mengocok-ngocokkannya. Tiba2 kuhentikan serangan ku sehingga membuat sari terpana heran, nafsunya yang sudah di ubun2 terhenti seketika.. Ada apa bang?” Aku menjawab” bentar ya say, jangan disini, bahaya tuch, hehe.he..”

Sari baru tersadar kalo kami masih di pondok rumah makan. kita pulang aja ya bang?, sari takut kemalaman dan jujur sari belum pernah melaukan yg seperti tadi. sari takut bang”. “ok dech, kita pulang aja ya say” kataku membisik di telinganya”.

Dalam hati aku merasa tanggung nech,dan ku teruskan rencanaku. Kami merapikan pakaian kami masing2 dan berjalan keluar…. Setelah menghidupkan motor-ku, kami melanjutkan perjalanan pulang,dan jam sudah menunjukkan pukul 21,20. Di tengah perjalanan,aku berpura2 sakit perut.

“aduh say, sakit banget perutku habis makan tadi,aduh,ini seperti-nya ga bisa lagi bawa motor”, sari kebingungan melihat sikapku yang menahan sakit, padahal hanya pura2 saja, he..he..he…

”kita cari tempat istirahat bentar ya say, abang ga tahan lagi sakit banget perutnya”, sari berkata ” ya udalah bang, kita cari tempat istirahat dulu, ntar ga sakit lagi baru jalan. Aku bersorak girang dalam hati, siasatku ternyata berhasil. Ku pacu motor-ku ke arah motel yang tidak jauh lagi lokasinya dan segera mengambil kamar. Kita istirahat dulu ya say, gakpapa,jangan kuatir, ntar ga sakit lagi kita segera jalan ya say..”sari hanya menganguk pelan dan merasa kuatir dengan sakit ku.

Di dlm kamar aku segera merebahkan badan di tempat tidur sambil berpura2 merintih memegang perutku, dan sari semakin kuatir aja rasanya meliahat keadaanku. Kupanggil sari mendekat dan kuminta dia mengelus elus perutku supaya agak reda sakitnya, dan sari menurutinya…enak banget pijitan sari,shingga mataku merem melek jadinya, hahhaa…

Tiba2 aku bangkit dan merangkul sari. Sari terkejut sekali dan langsung ku dekap tubuhnya sambil ku cium bibirnya…Sari gelagapan sambil membalas juga dan perlahan kembali kurangsang dan kucumbu abiz2an. Kubuka kancing baju sari bagian atas dan kubelai dadanya segera. Ku cium perlahan putingnya dan skali x kusedot. sshhh….sari mendesah nikmat. tanpa sadar kubuka seluruh pakaianya dan CD-nya sambil terus ku jilat lembut dadanya. Ku buka lebar kakinya mengangkang dan pelan2 ku elus lembut. BANDAR Q

Meqi-nya uda basah banget, licin lagi. aku berkata kepadanya abang suka bau Meqi-nya sari… perlahan tapi pasti aku pun mengeluarkan Penis ku yang lumayan besar, dan menyodor ke arah mulut nya.. dia malu-malu tapi mau menghisap penisku, dengan nikamt yang tak terhingga. Aku pun mengatakan kepadanya kamu sangat luar biasa sari..aahhh…. sudah puas dengan kuluman bibir nya aku pun mengelus Meqi nya yang begitu putih mulus dengan bulu yang halus dan jarang-jarang.. lalu perlahan aku masukan penis ku ke Meqi nya.. dia berkata sakitttttt banggggggg…dengan penuh kasihan aku pun menggoyang pelan-pelan dulu.. sudah masuk separuh penisku baru dia tidak merasa sakit lagi.

Dengan gairah yang sangat besar aku menggoyangkan pinggangku ke memeknya yang begitu tebal dan mulus.,ahhh..ahh…ohh desah si sari pas aku menggoyang begitu cepatnya,10 menit telah berlau aku pun mengeluarkan sperma yang begitu kental keatas Meqi sari tepatnya dibulu atas Meqi nya. Kenikmatan itu sangat membuatku terpana dan lemas seketika.

Akupun bergegas utnuk membersihkan sisa sisa spermaku yang berceceran. Setelah itu,Saripun masih menikmati dengan angan angan sejuta lamunan. Rasa nikmat dan campur letih,masih menyelimuti kami berdua. Jelang setelah 20 menit berlalu,kita berdua menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Aku masih berharap,semoga hubungan ini tak pernah berhenti,dan bisa saling berbagi kenikmatan bersama.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Services

Visitor

Flag Counter

Popular Posts

Search This Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Recent Posts