Cerita Seks Nikmatnya Masih Terasa


ONEBETQQ CERITA DEWASA - Dara dan keluarganya yang sedang santai menonton tv di ruangan keluarga menggunakan daster putih yang transparan, sungguh sangat cantik wajah Dara mengenakan daster tersebut, terlihat belahan payudaranya yang jelas dan menggunung Apalagi dia tidak menggunakan CD bayangan hitam yang terdapat di selakangannya terbayang denga jelas.

Umurnya yang masih muda dia sudah menikah dari umur 20 tahun sementara suaminya adalah duda beranak satu anaknya tiri yang bernama Doni dia sekarang berumur 19 tahun, Dara pun belum bisa memberikan keturuan sebab itu tubuh seksinya masih terawat.Agen Domino 99 Terpercaya

Hari ini suaminya memang pulang terlambat karena harus menjamu tamunya dan Doni sendiri menginap dirumah temannya, saat ini Dara sendirian dirumah.

Malam semakin larut, hawa dingin karena hujan dan kesepian tanpa ada yang menemani ngobrol membuat Dara mulai mengantuk, tanpa terasa Dara mulai tertidur diatas sofa.

Jam didinding mulai menunjukkan tepat jam 1, sementara Dara yang terlelap dalam tidurnya tidak menyadari daster yang menutupi tubuhnya sudah tidak menutupi tubuhnya secara sempurna, tali dasternya sudah tidak dipundaknya melainkan sudah berada ditangannya.

Ini membuat kedua payudaranya terlihat dengan jelas, sementara dibagian bawah sudah terangkat sehingga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitampun terlihat dengan jelas.

Saat itu diluar Nampak sebuah mobil memasuki pekarangan rumah Dara, dari dalam mobil turun seorang pemuda berbadan atletis, pemuda ini kemudian membuka pintu belakang mobil, si pemudapun terlihat memasukkan setengah badannya kedalam mobil.

Selang tak lama si pemuda dengan agak setengah menyeret membantu keluar seorang pria setengah baya dalam kondisi mabuk sekali, setelah pria setengah baya itu berada diluar mobil, pemuda itu mulai memapah pria tersebut kearah pintu rumah Dara sambil tak lupa menutup pintu mobil dan menguncinya.

Sampai didepan pintu, pemuda itu mengeluarkan kunci pintu dan membuka pintu itu sambil tetap memapah pria tersebut, sesampainya didalam pemuda itu tak lupa menutup pintu rumah dan menguncinya kembali.

Kemudian pemuda itu memapah pria tersebut menuju kamar tidur, saat berjalan menuju kamar tidur pemuda itu menghentikan langkahnya diruangan keluarga, matanya terbelalak melihat pemandangan yang membangkitkan birahi.

Dia melihat kedua payudara Dara yang putih dan mulus juga lembah kenikmatannya yang tertutupi oleh rambut hitam, melihat itu semua sipemudapun menelan air liurnya berkali-kali sementara, bagian bawah tubuhnya perlahan-lahan mulai begrerak.
Tanpa membuang waktu lagi pemuda itu dengan cepat memapah tubuh bossnya yang mabuk berat kearah kamar tidur, yang memang tidak terlalu berjauhan dengan ruang keluarga, setelah merabhkan tubuh bossnya dan membuka sepatunya, pemuda itu keluar dari ruang tidur dan menutup pintunya.

Kemudian dia kembali menuju keruangan keluarga dimana Dara masih terlelap dalam tidurnya, sesampainya didepan Dara tanpa membuang waktu lagi pemuda itu mulai melepaskan baju, sepatu, celana dan celana dalamnya, sehingga tubuh atletisnya tidak mengenakan sehelai benangpun. Tampak kontolpemuda itu sudah berdiri dengan tegak sekali.

Perlahan-lahan pemuda itu mulai duduk disamping Dara, kedua tangannya mulai meremas-remas kedua payudara Dara, dengan penuh nafsu pemuda itu mulai menjilati putting susu Dara dan kadang-kadang ditimpali dengan hisapan-hisapan, mulut bekerja tanganpun tidak mau ketinggalan,

Tangan yang satu meremas-remas payudara Dara, dan yang satunya mulai mengelus-elus lembah kenikmatan Dara, saat tangannya mulai menyentuh vagina Dara, dia merasakan Vagina Dara sudah basah, nampaknya Dara sedang bermimpi dientot.

Kemudian pemuda itu mulai memasukkan jari tengahnya kedalam lubang Dara yang sudah basah itu, dengan gerakan perlahan-lahan dikeluar masukkan jarinya itu dimemek Dara. Seluruh aksinya itu membuat Dara mulai mendesah keenakan, entah karena akibat aksi sipemuda atau karena dia sedang menikmati mimpinya.

Setelah merasakan memek Dara semakin basah pemuda itu kemudian mengeluarkan jari tangannya, lalu ia mulai mengangkangkan kedua kaki Dara dan mengarahkan kontolnya kememek Dara, dengan perlahan-lahan sipemuda mulai mendesakkan kontolnya kelubang memek Dara, sipemuda tidak mau terburu-buru memasukkan kontolnya dia takut Dara terbangun,

Perlahan-lahan batang kontolsipemuda mulai masuk kedalam lubang memek Dara, ia merasakan memek Dara sangat sempit sekali, nampaknya memek Dara jarang dipakai atau kemaluan suaminya kecil sehingga lubang memek Dara masih sempit,

Sedikit demi sedikit kontolnya mulai terbenam dilubang memek Dara, dengan gerakan perlahan sipemuda mulai menurunkan tubuhnya sehingga posisinya mulai menindih tubuh Dara dan kedua tangannya mulai diselipkan ketubuh Dara.
Sambil memeluk tubuh Dara dengan cukup erat dan bibirnya mulai mengulum bibir Dara, sipemuda membenamkan kontolnya dalam-dalam kedalam lubang memek Dara, akibat gerakan itu Dara tersentak dan terbangun dari tidurnya, matanya terbelalak saat melihat wajah sipemuda,

Tapi Dara tidak bisa berteriak karena mulutnya sedang dilumat oleh sipemuda, Dara merasakan bukan hanya mulutnya saja yand sedang dilumat tapi memeknya pun sedang disumpal oleh kontolsipemuda ini, dan Dara mulai merasakan sipemuda menggerakkan kontolnya dilubang memeknya.

Bless…sleep…bleess…sleppp…bleess….sleeeppp..

Terlihat Mata Dara yang tadinya terbelalak karena kaget perlahan-lahan mulai meredup sayu, nampaknya Dara mulai merasakan kenikmatan dientot oleh sipemuda, Dara mengenali sipemuda sebagai Andra salah seorang bawahan suaminya.

Yang dia tidak mengerti bagaimana Andra bisa masuk kedalam rumahnya dan bagaimana Andra bisa dengan bebasnya memasukkan kontolnya kedalam lubang memeknya, tetapi Dara tidak mau berpikir banyak tentang hal itu yang ada dalam benaknya sekarang ini adalah menikmati sodokan kontolAndra.

“hmmhh….hhhmmmhhh….hhmmmhhhh” terdengar desahan dari mulut Dara yang masih dilumat oleh Andra, karena Andra takut kalau ia lepaskan lumatannya Dara akan berteriak.

Mata Dara mulai merem melek menikmati sodokan-sodokan kontolAndra yang besar kalau dibAndrangkan dengan suaminya, melihat Dara mulai menikmati entotannya Andra mulai berani melepaskan lumatan dibibir Dara dan mulai menjilati leher dan telinga Dara, aksinya ini semakin membuat desahan-desahan Dara semakin menjadi.

“Ouuhhh……ssshhhhh…..aaahhhhh….Annddiiii…..kontoool llmuuuu…eenaakk sekali dan besar sshhhh…aaahhhh…” Dara mendesah kenikmatan menikmati entotan Andra.

“Hmmhhhh…..slrrppp…..hmmmm….memek ibu juga eenaaakkk…oohhhh….sslrrpppp….seempiitt sekali … ooohhhh….slllrrpppp…..” Andra melenguh keenakan merasakan memek Dara yang masih sempit sambil tetap menghisap-hisap payudara Dara.

Dara merasakan kenikmatan duniawi yang belum pernah ia alami sebelumnya, selama pernikahannya dengan suaminya belum pernah dia merasakan nikmatnya dientot, selama ini suaminya selalu mencapai kepuasan terlebih dahulu, sementara ia sendiri belum mencapai kepuasan,

Jangankan untuk mencapai klimaks, untuk merasakan keenakan saja Dara belum pernah merasakannya, berbeda dengan saat ini saat memeknya disodok-sodok oleh kontolAndra yang memang dalam ukuran saja lebih besar dan lebih panjang dari punya suaminya, apalagi Andra masih muda.

Kedua insan ini sudah tidak ingat apa-apa lagi selain menikmati persetubuhan mereka yang semakin menggila, Andra semakin cepat mengeluar masukkan kontolnya didalam lubang memek Dara yang semakin basah, sementara Dara sendiri dengan semangat 45 menggoyangkan pantatnya mengimbangi gerakan Andra, keringat sudah mengalir dari kedua tubuh mereka.

“Ouughhh … Andra ….teruussss….ooughhh… enaaakkkk….sekaalliii….oughhhh….tekaaaann yang dalam, Oughhh….puaskaannn…akuuuu…..yaaahhh,…aaaahhhh”. Lenguhan Dara semakin menjadi.

Andra mengikuti kemauan Dara dengan menekan lebih dalam kontolnya dilubang memek Dara, ia merasakan ujung kepala kontolnya menyentuh bagian paling dalam memek Dara.

“Aaagghhh…akuuu..sudah tidak tahan laaagiiii…ouugghhhh…Anddiiiiii……aku mau keluar…ough enaaaaakkkk sekali kontollmuuuu…..aaaagghhhhhh…..Andra ….akuuu…keluaaarrrrr……… aaaaghhhhhhh.” Dara mengerang.

Srrr…..cccreeet….ssssrrrrr…….. akhirnya Dara mencapai puncak kenikmatannya, tubuhnya mengejang saat ia mencapai kepuasannya, vaginanya berdenyut-denyut saat mengeluarkan lahar kenikmatannya,Andra sendiri merasakan vagina Dara seperti meremas-remas kontolnya, Andrapun lalu menekan lebih dalam kontolnya dan membiarkan kontolnya terbenam sebentar didalam lubang memek Dara.

Dara memeluk erat-erat Andra, sementara kakinya ia kaitkan dengan erat dibelakang pinggul Andra, sehingga kontolnya Andra semakin terbenam dimemeknya, beberapa saat kemudian Dara melepaskan pelukan dan kaitan kakinya ditubuh Andra, sementara diwajahnya terpancar kepuasan.

“Andra kamu betul-betul hebat, selama ini belum pernah saya mengalami nikmatnya mengentot,” Dara berbisik ditelinga Andra.

“Saya juga merasa enak ngentotibu, memek ibu sangat sempit. “ Andra menimpali bisikan Dara, sambil dengan perlahan-lahan mulai memaju mundurkan lagi kontolnya.

“Hmmm…aahh..kamu belum keluar.” Dara bertanya, karena ia merasakan kontolAndra masih keras. “Hmm..aku pikir kamu sudah selesai”.

“Belum, ibu masih mau lagi?” tanya Andra.

“Hmmm…memang kamu bisa buat aku puas lagi.” Dara balik bertanya.

“He..he..kita coba saja, apa saya bisa buat ibu puas lagi atau tidak.” Jawab Andra sambil mulai mempercepat gerakannya, sementara tangannya mulai meremas-remas kedua bukit payudara Dara.

“Kita tukar posisi, biar aku yang menggenjot kontolmu, sekarang kamu duduk.” Dara menimpalinya, karena ia sendiri tidak mau membuang kesempatan ini.

Andra kemudian menarik tubuh Dara tanpa melepaskan kontolnya dari lubang memek Dara, dengan sedikit berputar Andrapun lalu duduk disofa, sementara posisi Dara sekarang sudah dipangkuannya, dengan posisi ini Andra lebih leluasa untuk bermain di susunya Dara.

Kedua tangannya dengan penuh nafsu meremas-remas kedua bukit kembar Dara, mulutnyapun ikutan beraksi, kedua putting susu Dara bergiliran dijilati dan dikulum serta dihisap-hisap oleh Dara, aksi Andra ini perlahan-lahan mulai membangkitkan kembali birahi Dara.

Dengan perlahan-lahan Dara mulai menaikturunkan pinggulnya, gesekan-gesekan kontolAndra didinding memeknya membuat birahinya kembali memuncak dengan cepat.

“Ouuughhh….Andraiiii……hiisaaaapppp….tteeeteeekkku…. .ooughhhh…yyaaachhh….begitu… aaaghhhh… kontolmu enak sekaaaliii…” Dara mengerang sambil mempercepat gerakan naik turunnya.

“Klo mau keluar kamuuuuu….kkassiih…tahuuu…yaachhhh…..” Dara berbisik di telinga Andra.

“Hmmhhh…ssslllrpppp…..hhmmmmhh….ok…..aaaagghhhhh., …….” Andra menjawab sambil tetap menghisap-hisap tetek Dara.

Sleeppp…..blesss…sleeppp….bleesss….slleeepppp….ble essss….. kontolAndra terlihat keluar masuk dalam lubang memek Dara dengan cepatnya, karena Dara pinggul Dara naik turun dengan cepat.

Dara betul-betul menikmati persetubuhannya ini, gerakkannya semakin cepat dan semakin tak beraturan, lenguhan-lenguhan kenikmatan mereka berduapun semakin kerap terdengar, menikmati persetubuhan ini mereka berdua lupa dengan status mereka, dalam pikiran mereka hanya satu bagaimana mencapai kepuasan persetubuhan ini.

“Ouughhh…Andraiiiii……akkuuuu….mauuuuu,……keellluuaaa rrr…lagi…oooohhhhh….aaaagghhh enaaaakkkkk sssekkaaaaallliiii…..kontolmuuuu…” Dara mengerang saat ia merasa bahwa ia akan mencapai lagi puncak kenikmatannya.

Sementara itu Andra juga merasa bahwa ia akan mencapai puncak kenikmatannya, Andrapun membantu Dara yang akan mencapai puncak kenikmatannya dengan memegang pinggul Dara dan membantu menggerakkan pinggul Dara naik turun dengan cepat.

“Ouuughhhhh…Buuu….aaakkkuuuu jugaaa…mau kelluaaaarrr…..aaaagghhhhhh….. memek ibuuuu… enaaakkk sekaaalliiiii……ooougghhhh….buuuu…aku gak taaahhaaannn…laagi.” Andrapun mengerang merasakan puncak orgasmenya yang sudah diujung kepala kontolnya.

Creeetttt….creeeettt….sssrrr…..ccreeettt……..

kontolAndra menyemprotkan airmaninya didalam lubang memek Dara, berbarengan dengan memek Dara menyemprotkan lahar kenikmatannya, Dara merasakan hangatnya sperma Andra didinding lubang memeknya, sementara Andra merasakan hangat dibatang kontolnya karena disiram oleh lahar kenikmatan Dara.

Keduanya berpelukan dengan erat menikmati saat-saat terakhir puncak kenikmatan dari persetubuhan mereka, kedua bibir mereka berpagutan dengan mesra, Dara sendiri dengan perlahan-lahan menggoyangkan pinggulnya menikmati sisa-sisa kenikmatan dari kontolAndra.

Tak lama berselang Dara beranjak dari pangkuan Andra, dari lubang memeknya terlihat cairan putih mulai mengalir perlahan, sementara kontolAndra yang mulai mengkerut tampak mengkilat karena cairan kenikmatan Dara, keduanya kemudian beranjak menuju kekamar mAndra untuk membersihkan diri.

Setelah membersihkan diri keduanya kembali keruangan keluarga dan mulai mengenakan pakaian mereka, lalu Andra berpamitan pulang, ditimpali oleh Dara dengan kecupan mesra dibibirnya, dan bisikan mesra ditelinganya, “ Terimakasih yach, atas malam yang indah ini”

Dibalas oleh Andra dengan senyuman dan kata-kata yang menggoda,” Kalau ibu ingin kenikmatan lagi, hubungi saya saja”

Darapun tersenyum atas godaan Andra ini,” Pasti, “

Setelah Andra pulang, Dara menuju kamar tidurnya, malam ini Dara tidur dengan lelap dimulutnya terukir senyum kepuasan. Sekian cerita panas kali ini, sampai nanti dalam cerita selanjutnya

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Services

Visitor

Flag Counter

Popular Posts

Search This Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

Recent Posts